Pentingnya Pendidikan Karakter

Admin
0
Oleh: Irfan Sona*
Pendidikan karakter sebagai pilar kebangkitan bangsa adalah salah satu pendidikan yang harus diadakan ditiap perguruan tinggi. Karena pendidikan adalah proses awal untuk menuju kebangkitan dan keberhasilan membentuk jatri diri suatu bangsa. Pengaruh perguruan tinggi dan masyarakat semakin menguat bersamaan dengan bertanbahnya usia anak. Pendidikan karakter adalah landasan bagi budaya akademik, karena ilmu pada prinsipnya dapat kita pandang dalam perspektif moral dan sosial. Sehingga akan terkait langsung dengan perspektif kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pendidkan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab pendidikan PAUD, akan tetapi perguruan tinggi harus memberikan pendidikan ini. Diluar kampus pran orang tua dan keluarga serta masyarakat juga sangat diperlukan untuk membentuk pendidikan karakter ini. Didalam ruang lingkup lokal, keluarga dan orang tua menjadi penanggung jawab utama pendidikan ini. Norma kegiatan akademik yang dirujuk di Indonesia bersubyek kepada mahaMahasiswa yang melakukan proses pembelajaran. Wujudnya ialah kegiatan kurikuler,ko-kurikuler (kegiatan kemahaMahasiswaan yang berbasis kepada bidang profesi yang dipelajari),dan ekstrakurikuler (kegiatan kemahaMahasiswaan yang tidak terkait langsung dengan profesi yang dipelajarinya). Proses pembelajaran ini merupakan kegiatan akademik yang berlandaskan budaya akademik menuju nilai utama dan etika akademik. Beban-benan kegiatan akademik tersebut seutuhnya harus proposional, produktif, dan positif.  Pendidikan adalah “soft power” jika dilandasi karakter nilai-nilai luhur.
Pendidikan karakter sangatlah diperlukan bagi siapa saja dalam kehidupan sehari-hari, apalagi bagi mahaMahasiswa yang nota bene adalah calon pemimpin dan generasi penerus bagi kehidupan bangsa dan negara yang lebih baik di masa yang akan datang. Pendidikan karakter ini akan lebih baik apabila ditumbuh kembangkan melalui keteladanan, pembelajaran, dan terutama pembiasaan dalam segi agama.
Model yang seharusnya dikembangkan untuk pengembangan karakter di Perguruan Tinggi berbasis Pendidikan Agama adalah: Pendidikan Agama hendaknya menjadi basis utama dalam pengembangan karakter bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi baik SD maupun SMP. Ajaran dasar agama mulai dari keimanan (aqidah), ritual (ibadah dan muamalah), serta moral (akhlak) harus benar-benar ditanamkan dengan baik dan benar kepada Mahasiswa agar tidak ada lagi sikap dan perilaku Mahasiswa yang menyimpang dari ketentuan agamanya.
Jadi, Pendidikan Agama harus benar-benar diajarkan secara efektif kepada Mahasiswa, jangan terbatas pada nilai kognitif saja, tetapi juga menyentuh sikap dan perilaku agama; dan Hal penting yang perlu diperhatikan dalam rangka pembinaan karakter yang efektif di Perguruan Tinggi adalah visi, misi, dan tujuan Perguruan Tinggi, kebersamaan, ada program-program yang jelas dan rinci, pelibatan semua mata pelajaran dan semua guru, ada dukungan sarana prasarana, dan perlu ada tim khusus.
Apabila pendidikan karakter ini bisa diajarkan dengan baik, maka peluang manusia korupsi akan semakin berkurang bahkan bisa jadi tidak ada. Sebab dengan tingkat ketakwaan yang tinggi kepada tuhan yang maha esa jelas membuat mereka takut untuk malakukan tindakan kejahatan. Jangankan korupsi, berbohong saja mereka akan takut. Oleh sebab itu, tanamkan nilai-nilai agama pada tiap diri mahasiswa, dengan cara mengajarkan pendidikan agama dan karakter pada tiap individu. Jika ini bisa terlaksana dengan baik, maka saya yakin Indonesia akanj menjadi negara emas. Negara yang bebas dari segala macam tindak kejahatan baik kejahatan kecil maupun kejahatan besar seperti korupsi.
Mengingat pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda, maka sudah menjadi PR besar bagi lembaga pendidikan, terutama Menteri yang menaungi tentang pendidikan harus mengutamakan pendidikan karakter. Bahkan, bila diperlukan pendidikan karakter harus diutamakan. Sebelum siswa dan atau mahasiswa diajarkan keilmuan lainnya, maka hendaknya mereka terlebih dulu diajarkan tentang pendidikan karakter.
Hal ini menjadi penting, sebab jika akhlak mereka sudah baik, maka untuk menerima ilmu-ilmu lainnya akan lebih mudah, dan ketika mengimplementasikan ilmu tersebut pasti ke arah yang baik pula. Namun, apabila peserta didik tidak dibekali pendidikan akhlak yang baik, maka kemungkin untuk terjerumus dalam kejelakan akan besar. Oleh sebab itu, lembaga pendidikan, mulai dari PAUD sampai perguruan tinggi harus benar-benar memperhatikan kualitas pendidikan karakter para peserta didik. Semua itu ditujukan untuk menciptakan akhlak generasi muda yang baik pula. Sehingga, mereka akan terbebas dari akhlak-akhlak tercela seperti korupsi dan kejahatan-kejahatan lainnya.
 *Pengajar di Yayasan Monash Institute Semarang 
Pondok Tahfidh Alqur’an Darul Iman wa Taqwa (PDIT)
Pernah tayang di koran Jateng Ekspres, edisi 23 Mei 2015

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default