Monash-Media.com, Semarang- Kementerian Pendidikan (Kemenpend)
adakan ujian tulis I’rab al-Qur’ann (IQ) serentak untuk disciples
2016 hingga 2019. Bertempat di Aula I dan II Monash Institute, kegiatan
evaluasi ini berlangsung dengan tertib dan tenang, Jumat (24/5).
Meskipun ujian ini dilaksanakan setelah shalat
tarawih, disciples tetap antusias mengikutinya dengan penuh sinergitas. Mereka pun
duduk sesuai dengan kelas masing-masing yang sudah dibagi oleh Menpend. Pelaksanaan
ujian untuk kelas advance berada di Aula II, sedangkan untuk kelas intermediete
dan basic dilaksanakan di Aula I.
Soal-soal yang dikerjakan oleh setiap kelas jelas
berbeda, tingkat kesulitan soal disesuaikan dengan kelas yang diikuti oleh
disciples dalam kegiatan belajar IQ. Ujian ini diawasi oleh seluruh mentor IQ.
Menurut Laili Nuzuli Annur, tujuan diadakan evaluasi ini
yaitu untuk mengukur kemampuan disciples dalam memahami IQ.
“Harapan kami, semoga teman-teman disciples lebih semangat belajar, kami juga akan mengelompokkan mereka sesuai dengan hasil evaluasi, apabila hasilnya meningkat, maka ia juga akan naik ke kelas yang lebih tinggi,” jelas Ketua Menteri Pendidikan Kabinet
Lokakarya Periode Maret-Juni 2019.
Menurut Halimah Sa’diyah, evaluasi ini berlangsung
berbeda dari biasanya. Ia merasa bahwa ujian tertulis ini sesuai dengan
kemampuan setiap disciples.
“Saya merasa ujian ini begitu hening, teman-teman yang
mengerjakan soal-soal pun tidak saling menyontek, semuanya berlangsung tertib. Semoga
nilai yang akan kami peroleh nanti, sesuai dengan yang kami harapkan, kami bisa
digolongkan sesuai dengan kemampuan dan hasil tersebut, saya juga berharap,
mentor yang mengisi kelas nanti sesuai kemampuan,” ungkap disciples angkatan
2018 asal Semarang. (Red/ Atikah N.A.F.)

