Oleh;
Alwi Husein
Al-Habib
Bibir mereka selalu basah
Kalimat suci nyaring begitu indah
Tetap hidup di malam pekat
Selalu bersama nyaris tanpa sekat
Kehidupan
yang diiringi berkah
Setiap gerak dikawal petuah
Pahala selalu tercurah
Bakpohon
yang terus berbuah
Jika waktu dapat berkata
Ia akan menyuarakan
rasa cinta
Berhenti sejenak melawan arus
Dengan
alasan agar bisa bersama terus
Lanjut pohon juga berkata
Merdu lantunanmu membuatku lupa
Seolah ingin ku mendekati
Tanpa aku sadar kalau aku tak punya kaki
Memori otakmu begitu berharga
Berisi kumpulan ayat-ayat mutiara
Kau harus mawas diri
Jangan sampai ia berlari pergi
Disebabkan laku maksiat
Yang
dilakukan secara tersirat dan tersurat
Aku iri padamu wahai penghaf alquran
Kau terasa begitu dekat dengan Tuhan
Setiap saat bergelut dengan kalam-Nya
Mengisyarat kan padamu Dia bercengkrama
Semoga tak padam api semangat
Untuk menjaga kumpulan ayat
Tetap nyaring di kesunyian malam
Tetap sunyi di keramaian kelam
