Menteri Kedisiplinan, Hukum, dan Keamanan Kabinet Sinergi Kembali Memperketat Kebijakan Pengumpulan HP para mahasantri Demi Menjaga Idealitas Murid

Monash Media
0


Semarang, 27 April 2024 - Dalam upaya menjaga idealitas dan kedisiplinan di kalangan para mahasantri, Menteri Kedisiplinan, Hukum, dan Keamanan Kabinet Sinergi kembali memperketat kebijakan pengumpulan handphone (HP). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran akan penggunaan gadget yang berlebihan di lingkungan pendidikan dan keagamaan.

Menteri I Fifi, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan fokus. “Kami menyadari bahwa teknologi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, namun kami juga perlu memastikan bahwa para mahasantri dapat berkonsentrasi penuh pada studi dan kegiatan spiritual,” ujar Fifi saatmengumumkan kebijakan itu kembali.

Kebijakan ini mencakup pengumpulan HP para mahasantri setiap menjelang maghrib sebelum dimulainya aktivitas belajar dan pengembalian perangkat tersebut pada pagi hari setelah kegiatan penelitian selesai. Terkecualai ketika ada kajian bersama Abana.

Selain itu, Menteri Kedisiplinan, Hukum, dan Keamanan juga telah menyiapkan langkah-langkah tambahan untuk mengawasi penggunaan gadget di luar jam belajar. Para mahasantri diharapkan menggunakan waktu mereka secara bijak dengan membaca, berdiskusi, dan mengikuti kegiatan yang bermanfaat.

“Kami tidak ingin kebijakan ini dianggap sebagai upaya semata, tetapi sebagai upaya untuk mengembangkan kebiasaan yang lebih sehat dan produktif,” tambah Fifi. "Kami ingin teman-teman memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab, terutama dalam menggunakan teknologi."

Langkah ini mendapatkan tanggapan beragam dari berbagai pihak. Beberapa mahasantri menyambut baik kebijakan tersebut dengan harapan agar para murid dapat lebih fokus dalam belajar dan beribadah. Namun, ada juga yang meragukan bahwa tindakan ini mungkin terlalu ketat dan mengurangi kemampuan mahasantri untuk mengakses informasi yang bermanfaat secara cepat.

Menyanggapi hal ini, Fifi menegaskan bahwa Menteri Kedisiplinan, Hukum, dan Keamanan Kabinet Sinergi akan terus berdiskusi dan menyebarkan kebijakan ini secara berkala. "Kami terbuka terhadap masukan dan siap melakukan penyesuaian jika diperlukan. Tujuan utama kami adalah menciptakan lingkungan yang seimbang antara disiplin dan akses informasi," jelasnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para mahasantri, mendorong mereka untuk lebih fokus pada tujuan akademis dan spiritual, serta membangun kebiasaan yang baik dalam menggunakan teknologi di masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default