PELATIHAN JURNAL DARI MENTERI PENDIDIKAN MONASMUDA INSTITUTE KABINET SINERGI

Monash Media
0

 



Minggu, 5 Mei 2024, menjadi momen penting bagi para Disciple Monasmuda Institute dalam acara diskusi bertema "How to Be Granted with a Journal" yang diselenggarakan oleh Menteri Pendidikan Kabinet Sinergi. Acara yang dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet ini berlangsung mulai pukul 20.00 dan dihadiri oleh Disciple maupun Non Disciple yang antusias dari berbagai daerah.

Kegiatan ini menghadirkan Mba Romadiah, S.Pd, presiden Monasmuda Institute Kabinet Hawariyun, sebagai pemateri utama. Dikenal luas sebagai akademisi dan penulis dengan berbagai buku dan jurnal yang telah diterbitkan, Mba Romadiah berbagi pengalaman dan strategi efektif untuk dapat diterima di jurnal ilmiah bereputasi. Diskusi ini dipandu oleh Kak Siti Anisa, salah satu anggota Disciples angkatan 2023, yang berhasil menjaga alur acara tetap dinamis dan interaktif.

Acara dibuka dengan sedikit pendahuluan hangat dari Kak Siti Anisa sebagai Moderator, yang menekankan pentingnya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di Indonesia. Beliau menyatakan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh wawasan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan dalam publikasi jurnal ilmiah.

Mba Romadiah memulai presentasinya dengan menyoroti pentingnya memilih topik penelitian yang relevan dan inovatif. Menurutnya, topik yang menarik dan memiliki nilai kebaruan yang tinggi akan lebih mudah mendapatkan perhatian dari editor jurnal. Ia juga menekankan pentingnya melakukan tinjauan pustaka yang komprehensif untuk memastikan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki landasan teori yang kuat dan tidak tumpang tindih dengan penelitian yang sudah ada.

Selanjutnya, Mba Romadiah menjelaskan langkah-langkah dalam menyusun artikel ilmiah yang baik. Mulai dari penulisan abstrak yang ringkas dan informatif, pendahuluan yang menguraikan latar belakang masalah, metodologi yang jelas dan detail, hasil penelitian yang disajikan secara sistematis, hingga pembahasan yang kritis dan mendalam. Ia juga memberikan tips tentang cara menulis kesimpulan yang kuat dan implikasi penelitian yang relevan.

Salah satu bagian terpenting dalam diskusi ini adalah bagaimana menghadapi proses review. Mba Romadiah membagikan pengalamannya dalam menerima dan merespons umpan balik dari reviewer. Menurutnya, sikap terbuka dan konstruktif sangat penting dalam menghadapi kritik dan saran. Ia menyarankan agar penulis bersikap proaktif dalam memperbaiki naskah sesuai dengan masukan yang diberikan dan selalu menjaga komunikasi yang baik dengan editor jurnal.

Sesi tanya jawab yang dipandu oleh Kak Siti Anisa berlangsung dengan sangat interaktif. Para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara memilih jurnal yang tepat, mengatasi penolakan, hingga strategi meningkatkan sitasi artikel. Mba Romadiah dengan sabar dan detail menjawab setiap pertanyaan, memberikan solusi praktis dan motivasi kepada para peserta.

Menjelang akhir acara, Mba Romadiah memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa mendapatkan publikasi di jurnal ilmiah bereputasi memang bukan hal yang mudah, tetapi dengan kerja keras, ketekunan, dan strategi yang tepat, hal tersebut sangat mungkin dicapai. Ia juga mengajak para peserta untuk terus mengembangkan diri dan saling berbagi ilmu dalam komunitas akademik.

Acara ditutup dengan apresiasi dan ucapan terima kasih dari moderator, Kak Siti Anisa, kepada Mba Romadiah dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif. Ia berharap bahwa ilmu dan pengalaman yang dibagikan dalam diskusi ini dapat menjadi bekal berharga bagi para akademisi dan penulis dalam mengejar publikasi ilmiah.

Menteri Pendidikan Kabinet Sinergi menyampaikan alasan utama penyelenggaraan diskusi ini adalah agar para mahasiswa, khususnya anggota Disciples, bisa memiliki jalur alternatif dalam menyelesaikan studi mereka. Tidak hanya melalui jalur skripsi, tetapi juga melalui pembuatan dan publikasi jurnal ilmiah. Hal ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk lulus dengan prestasi akademik yang lebih beragam dan sesuai dengan minat serta bakat mereka dalam penelitian.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Pendidikan Kabinet Sinergi berhasil menyediakan platform yang efektif untuk berbagi ilmu dan pengalaman, memperkuat jaringan akademik, serta mendorong peningkatan kualitas penulisan dan publikasi ilmiah di Indonesia. Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta menjadi bukti nyata bahwa upaya ini mendapatkan respons yang positif dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default