KPU Monashmuda Institut Ingkar Janji: Jadwal Pemilihan Ditunda Dua Kali

Monash Media
0


Monashmuda, 3 Juni 2024 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Monashmuda Institut kembali menuai kontroversi setelah mengingkari janjinya untuk tidak menunda jadwal pemilihan. Sebelumnya, KPU telah menyatakan bahwa pemilihan akan berjalan sesuai jadwal tanpa ada penundaan. Namun, kenyataannya, jadwal pemilihan telah ditunda sebanyak dua kali, menyebabkan kekecewaan dan kebingungan di kalangan warga Diciples Monashmuda Institute.

Ketua KPU Monashmuda, Kukuh Dermawan, dalam konferensi pers sebelumnya dengan tegas menyatakan bahwa jadwal pemilihan sudah final dan tidak akan mengalami perubahan. "Kami berkomitmen untuk menjalankan pemilihan tepat waktu tanpa ada penundaan," ujarnya. Namun, pernyataan tersebut kini terbukti tidak sesuai dengan realita.

Penundaan pertama diumumkan pada 30 Mei 2024 lalu dengan alasan teknis terkait persiapan logistik yang belum selesai. Penundaan kedua terjadi kemarin, dengan alasan yang sama, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Diciples yang sudah siap memberikan suara mereka merasa kecewa dan merasa dirugikan atas ketidakpastian ini.

"Ini sangat mengganggu. Banyak waktu yang terbuang hanya karena hari pemilihan, kami resah karena setelah pemilu ini akan ada banyak sekali acara yang tidak bisa ditunda, tapi tiba-tiba pemilu ini ditunda lagi," ujar salah seorang Diciples. "KPU seharusnya bisa lebih profesional dalam mengatur jadwal dan memastikan semua persiapan selesai tepat waktu."

Beberapa pihak menilai bahwa penundaan ini mencerminkan ketidakmampuan KPU dalam mengelola proses pemilihan dengan baik. Mereka mendesak agar KPU segera memberikan kepastian jadwal yang jelas dan memastikan tidak ada lagi penundaan.

Menanggapi kritik yang muncul, Kukuh Dermawan menjelasakan kemunduran jadwal ini dikarenakan belum ada yang mendaftarkan diri sebagai Capres, Cawapres, maupun Perdana Menteri. "Kami memahami kekecewaan kalian. Kami sedang bekerja keras untuk mendesak ketua-ketua partai untuk segera mengusung nama anggotanya untuk mencalonkan diri sebagai Capres, Cawapres, maupun Perdana Menteri," katanya.

KPU Monashmuda diharapkan dapat segera menuntaskan persiapan dan menggelar pemilihan sesuai dengan jadwal terbaru yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Sementara itu, Diciples Monashmuda Institute berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default