Program Beasiswa Menghafal al-Qur’an 10 Bulan Monash Institute

Admin
2
Beasiswa Monash Institute 2018. Klik: www.monash-media.com

No
Waktu
Materi / Pemateri
Keterangan
1.
Hari ke-1
Metode Menghafal / Dr. Mohammad Nasih, M.Si., al-Hafidh

2.
Hari ke-2 s/d 10
Praktik Menghafal dan Setoran kepada Mentor

3.
Hari ke-11
1.      Evaluasi hafalan 1 juz
2.      Penentuan peserta yang bisa melanjutkan hafalan
3.      Pembangunan Konsistensi

4.
Hari ke-12 s/d 60
Praktik Menghafal dan Setoran kepada Mentor
Pada hari ke-60, peserta sudah mampu menghafal 6 juz dan bisa disimak dengan lancar dengan tingkat kesalahan maksimal 20 kali / juz
5.
Hari ke-61 s/d 63
1.      Praktik Menghafal dan Setoran kepada Mentor
2.      Pelatihan Wirausaha di Pesantren Wirausaha di Mlagen, Rembang

6.
Hari ke-64 s/d 300
1.      Praktik Menghafal dan Setoran kepada Mentor
2.      Praktik Wirausaha di Pesantren Wirausaha di Mlagen, Rembang:
a.       Bertani: tebu, sayur-sayuran, dll
b.      Beternak: kambing dengan pakan fermentasi
c.       Budidaya lele




GAMBARAN PROGRAM TAHFIDH AL-QUR’AN 10 BULAN


A. Latar Belakang
Krisis kepemimpinan umat dan bangsa yang berkepanjangan, terutama semakin sulitnya mencari pemimpin muslim yang berkarakter, membuat Dr. Mohammad Nasih al-Hafidh, seorang cendekiawan muda muslim yang telah banyak bergelut dalam dunia pendidikan dengan mengajar di Pascasarjana UI, Jakarta dan beberapa perguruan tinggi yang lain, dan aktivis berbagai organisasi sosial kemasyarakatan sejak belia, tergugah untuk mendirikan lembaga perkaderan pemimpin, yang kemudian diberi nama Monash Institute (MI). Dengan cara memberikan beasiswa kepada lulusan SMU/sederajat untuk kuliah di perguruan tinggi, lembaga ini ingin melahirkan pribadi-pribadi dengan kualitas (1) ilmu al-ulamâ’, (2) amwâlu al-aghniyâ’, dan (3) siyâsatul mulûk wa al-mala’. Untuk menghasilkan kualitas yang pertama, Monash Institute menyelenggarakan pendidikan super intensif dengan target disciples harus hafal al-Qur’an, bisa membaca kitab kuning, mampu menyampaikan gagasan melalui tulisan maupun lisan, dan lain-lain. Kualitas kedua diupayakan dengan memberikan pelatihan dan praktik kewirausahaan. Sedangkan kualitas ketiga diupayakan dengan membiasakan berorganisasi.

Sejak berdiri pada 2010, Monash Institute yang bertagline Excellent With al-Qur’an, selalu mencari terobosan-terobosan untuk memperbaiki kualitas disciples, mulai dari rekrutmen hingga sistem pendidikan yang diterapkan. Mendekati 2015, terobosan itu kembali muncul. Monash Institute mencanangkan program “Tahfidh al-Qur’an 10 Bulan”. Jika sebelumnya proses menghafalkan al-Qur’an dilakukan bersamaan dengan pemberian beasiswa kuliah di perguruan tinggi, melalui program ini disciples diharapkan sudah hafal al-Qur’an (hafidh) sebelum memasuki perkuliahan. Dengan begitu, proses pembelajaran selanjutnya akan lebih fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pendalaman pemahaman al-Qur’an. Program ini diselenggarakan untuk jangka waktu yang relatif panjang. Sebab, setelah menyelesaikan hafalan al-Qur’an, peserta program ini diwajibkan meneruskan pendidikan sampai program doktor (S3), setidaknya lulus pascasarjana (S2). Kami merekrut lulusan SMA/sederajat maksimal bersia 19 tahun untuk menjalani proses kaderisasi menjadi hafidh-hafidhah dan Doktor Muda (di usia 28 tahun). Dengan rincian perkiraan bahwa S-1 selama 3,5 atau 4 tahun, S-2 selama 2 tahun, dan S-3 selama 3 tahun, sehingga umum 28 tahun sudah lulus doktor. Selain pendidikan super intensif, mereka juga akan dilatih berwirausaha agar memeiliki kemampuan keuangan yang baik.Dengan demikian, keinginan kuat untuk melahirkan hafidh-hafidhah yang diharapkan mampu mengatasi problematika umat dan bangsa bisa terwujud.

B. Tujuan
Program ini bertujuan untuk melahirkan hafidh/ah yang siap untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, guna menghadapi situasi dan kondisi zaman yang semakin kompetitif.

C. Target Program
Dengan program ini, diharapkan akan lahir kader yang memiliki kualitas sebagai berikut:
1. Hafal al-Qur’an (Hafidh/ah).
2. Memahami isi kandungan al-Qur’an.
3. Mampu menyampaikan gagasan/pendapat, baik secara lisan maupun tulisan.
4.Mempunyai semangat untuk maju.
5. Memiliki karakter kepemimpinan yang mumpuni.
6. Memiliki tekad kuat untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus S3.
7. Berani bermimpi besar.

D. Penyelenggara Program
Porgram ini diselenggarakan oleh Yayasan Monash Institute. Adapun tempatnya, ada dua pilihan; bertempat di Monash Institute Semarang atau STEBank Islam Mr. Safrudin Prawiranegara. Kedua lembaga ini diasuh oleh Dr. Mohammad Nasih al-Hafidh dan tidak terikat dengan pihak mana pun.

E.  Proses dan Fasilitas Program
Program ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu 10 bulan. Peserta yang lulus seleksi akan mendapatkan pendidikan, fasilitas tempat tinggal, dan biaya hidup, serta tidak dipungut biaya apa pun. Selama menghafalkan al-Qur’an, peserta harus menetap di Asrama Monash Institute.

F.  Persyaratan
Adapun syarat dan ketentuan mengikuti program ini adalah:
1. Berijazah SMA/sederajat.
2. Berusia maksimal 19 tahun.
3. Fasih Membaca al-Qur’an.
4. Tidak Merokok.
5. Mengikuti tes seleksi di Monash Institute Semarang.
6. Sanggup tinggal di Pesantren Monash Institute selama proses pendidikan.
7. Berkomitmen menyelesaikan hafalan al-Qur’an dalam waktu 10 bulan (1 hari = 1 lembar).
8. Siap untuk melanjutkan ke perguruan tinggi untuk dikuliahkan.
9. Tidak boleh menikah sebelum lulus S-2  (untuk perempuan), sebelum promosi doktor (untuk laki-laki).

G. Waktu dan Tempat Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan di Sekretariat Monash Institute Semarang, dengan alamat: Jalan Prof. Hamka, Gg. Ringinsari II No. 20 Ngaliyan, Semarang. Telp. 081380746417 (Dr. Mohammad Nasih al-Hafidh), 089669122141 (Mokhamad Abdul Aziz). Buka setiap hari pukul 04.00 - 24.00 Wib.

H.     Penutup
Demikian info ini kami sampaikan. Atas perhatian pembaca, kami ucapkan terima kasih. Semoga Allah Swt. memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa sabar dalam menegakkan agama-Nya. Aamiin.




Pengurus Yayasan Monash Institute

                                
Mokhamad Abdul Aziz               Dr. Mohammad Nasih, Al-Hafidh
Direktur Eksekutif                     Pengasuh


Tags

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Nama: __ Hendi Zikri Didi
    Kota: _______________ Malacca
    pekerjaan: _ Pemilik bisnis
    Setiap pemberitahuan: ____ hendidi01@gmail.com

    Halo semua, harap berhati-hati tentang mendapatkan pinjaman di sini, saya telah bertemu banyak pemberi pinjaman palsu di internet, saya tipuan saya hampir menyerah, sampai saya bertemu seorang teman yang baru saja mengajukan pinjaman dan dia mendapat pinjaman tanpa stres, jadi dia memperkenalkan saya pada PERUSAHAAN PINJAMAN AASIMAHA ADILA AASIMAHA ADILA yang sah, saya mengajukan permohonan untuk Rm1, 3 juta. Saya memiliki pinjaman dalam waktu kurang dari 2 jam hanya dalam 1% tanpa jaminan. Saya sangat senang karena saya diselamatkan dari menjadi miskin dengan hutang. jadi saya menyarankan semua orang di sini membutuhkan pinjaman untuk menghubungi AASIMAHA dan saya meyakinkan Anda bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman Anda.

    Aplikasi / Pusat Kontak
    E-mail: ._________ aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    WhatsApp ____________________ + 447723553516

    BalasHapus
Posting Komentar
5/related/default