Rasa cinta kepada lawan jenismu belum akan bermanfaat
bagimu.
Rasa itu belum akan menguatkanmu, apalagi untuk membuat
mahakarya sebesar Taj Mahal.
Sebaliknya, bagi kalian, rasa itu akan menimbulkan
kelemahan, karena mengalokasikan energi untuk yang tidak seharusnya, dan
ditambah lagi dengan linangan air mata.
Pada saatnya, cinta yang menguatkan dan benar-benar
menghasilkan mahakarya akan datang.
Dan pada saat itulah, kebahagiaan akan melimpahi hidup
kalian.
Cinta itu sesungguhnya energi yg sangat besar.
Jika kita memilikinya pada saat yang tepat, maka akan ada
banyak mahakarya yang kita cipta.
Namun, jika ada pada saat yang tidak tepat, energi itu
bisa merusak pemiliknya dan menyebabkan kerugian besar.
Berhati-hatilah dengan cinta.
Kendalikan hati. Dan kita mesti bisa menentukan kapan dan
kepada siapa kita jatuh cinta.
Cinta itu mirip hewan liar.
Agar tidak lari ke sana kemari, maka harus diikat.
Ikatannya adalah pernikahan.
Hati-hati dengan hatimu. Jangan sampai cinta
mempermainkanmu.
Hati-hatilah dengan rasa cinta.
Dia bisa melahirkan kekuatan besar.
Jika arahnya baik, bisa menghasilkan.
Jika buruk, daya rusaknya juga dahsyat.
Cinta pd waktu yg tepat itu menentramkan.
Namun, pd waktu yg tidak tepat, bisa menyebabkan
kegalauan berkepanjangan.
Bahkan bs menyebabkan penyesalan sepanjang usia.
Tentukan saat rasa cintamu harus dihilangkan,
dikendalikan, atau dikembangkan.
Gantilah prinsip "kita tidak bisa memilih unt jatuh cinta
pada siapa dan kapan" dg "kita bisa memilih unt jatuh cinta kpd siapa
& kapan saatnya".
Yang
masih terlalu muda, tahan diri dulu.
Persiapkan diri dengan baik.
Gunakan
waktu kalian untuk menghafalkan al-Qur'an.
"Cinta uang adalah akar segala kejahatan. Cinta ilmu adalah pintu
pembuka cakrawala dunia, juga untuk mengenal penciptanya. Cinta Allah
adalah pembuka pintu surga."

