Menuju Keseteraan

Admin
0
Ali Damsuki (Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang)
Ulang tahun ke-468 Semarang merupakan momentum yang dinanti masyarakat semarang. Kota ini terus berkembang. Warganya ikut nyengkuyung, dengan semangat dan guyub rukun. Retrospeksi dan introspeksi merupakan keniscayaan dalam mensyukuri dan memaknai perjalanan Kota Semarang. Belajar dari masa lalu, membuka ingatan atas prestasi maupun penghargaan yang telah diraih.
Kemudian mengevaluasi kelemahan dan kekurangan. Selanjutnya dijadikan titik awal membangun tekad, komitmen, dan kebersamaan dalam melakukan perbaikan serta percepatan program pembangunan di masa yang akan datang demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kota Semarang mencanangkan slogan “Waktunya Semarang Setara” dengan maksud agar kota Semarang mampu bersanding setara dengan kotakota besar lain di Indonesia.
Pengaplikasian slogan Kota Semarang harus sesuai. Sapta Program – Program Gardu Kempling tak lain merupakan bentuk oprasional dari sapta program yang tujuan besarnya adalah untuk pencapaian visi kota Semarang sebagai “ Kota Perdagangan dan Jasa yang berbudaya menuju masyarakat sejahtera”. Dengan kesungguhan, komitmen, kebersamaan, ikhtiar dan kerja keras selama ini dari semua komponen masyarakat, Kota Semarang terus menunjukkan perbaikan di berbagai bidang. Tidak ada yang bisa membangun dan memajukan kota Semarang selain warga masyarakatnya sendiri. (92)

 Dimuat di Debat Mahasiswa Suara Merdeka, 7 Mei 2015

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default