Orasi Presiden MI Bakar Semangat Masa Aksi Solidaritas

Monash Media
0

Monash-Media.com, Semarang – Kementrian Pemuda Aksi dan Olahraga (Kemenpekra) Monash Institute bekerja sama dengan HMI Korkom Walisongo untuk mengadakan aksi solidaritas. Bertujaun untuk menghentikan tindakan represif aparat kepolisian, maka aksi ini diadakan di depan Gerbang Mapolda Jateng, Jumat (15/02).
Dalam aksi solidaritas tersebut, Presiden Monash Institute Yusuf Abdullah ikut andil sebagai orator. Kanda Yusuf memaparkan bahwa tidak ada alasan aparat kepolisian melakukan tindakan represif, baik secara konstitusional maupun secara logika akal sehat.
“Tindakan represif secara logika akal sehat jelas tidak dibenarkan. Apalagi konstitusi telah mengamanahkan hal tersebut. Tidak ada alasan apa pun yang membolehkan tindakan represif. Lantas dimana tindakan teman-teman melihat saudara-saudara kita ditindas, ditendang, dipukul oleh mereka?, teriak Yusuf sambil menggebu-gebu.
Orasi Kanda Yusuf pun membakar semangat masa aksi. Masa aksi kelihatan tambah bersemangat dan terbawa suasa, ketika mendengar orasi dari Yusuf. Terbukti, terdengar beberapa teriakan secara ramai dari masa aksi untuk menjawab pertanyaan orator.
“Lawan!, Lawan!, Lawan!, Tuntut aparat kepolisian tersebut,” bising suara yang terdengar dari gerombolan masa saat itu.
Yusuf pun menuntut agar polisi-polisi yang melakukan tindakan represif harus segera ditangkap dan diadili. Status dan jabatannya harus dicabut karena melanggar kode etik polisi.
“Pak Polisi yang terhormat. Tolong tegakkanlah keadila. Tajam ke bawah tajam juga ke atas. Atas dasar itu, kami menuntut agar polisi-polisi tersebut segera ditangkap dan diadili. Cabut statusnya sebagai apara kepolisian. Mereka tidak lagi menggambarkan sebagaima polisi yang seharusnya,” tegas pemuda asal Jakarta itu. (Red. Alam)
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default