Hati

Monash Media
0

“Hati adalah tempat pertarungan antara kebenaran dan kekeliruan. Hati nurani (nur, cahaya) melihat yang benar sebagai yang benar, yang salah sebagai yang salah. Hati yang gelap (dhulmani) tidak mampu membedakannya, sejingga bisa saja yang salah dianggap benar, atau sebaliknya, atau jadi bercampur baur antara keduanya. Hati yang bercahaya senantiasa berdo’a: “Ya Allah, tunjukkanlah bahwa yang benar sebagai kebenaran dan berikan kekuatan  untuk mengikutinya, demikian sebaliknya.” Hati nuranilah yang bisa memberikan fatwa.” (Abana Mohammad Nasih)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default