Dalam rangka menutup tahun 2019,
Kementerian Pemuda Aksi dan Olahraga (Kemenpekra) mengadakan pertandingan sepakbola antara angkatan
genap melawan angkatan ganjil disciples putra Monash Institute. Pertandingan
tersebut dilaksanakan di Lapangan Taman Wayang Ngaliyan, Semarang pada Selasa
(31/12).
Menteri Pemuda Aksi dan Olahraga
Wahyu Labibullah mengatakan tujuan dilaksanakannya pertandingan sepak bola
tersebut selain tentu saja olahraga untuk menjaga kesehatan disciples juga
untuk menjalin silaturahmi antarangkatan, dari 2011 sampai 2019.
“Tujuan dilaksanakan pertandingan
ini yang terpenting adalah untuk menjalin komunikasi antarangkatan senior dan
angkatan junior. Sehingga mereka bisa mengenal satu sama lainnya,” ujarnya.
Ikhsan Hidayat, disciple angkatan
2018 mengatakan bahwa pertandingan tersebut berguna baginya karena ternyata
banyak angkatan atas yang belum di kenali.
“Pertandingan seperti ini bagus
kalau rutin dilaksanakan. Sebab ternyata selama ini banyak sekali disciple
angkatan atas yang belum saya ketahui. Itu sangat bermanfaat.
Saya makin percaya diri karena
keluarga saya di Semarang ternyata jauh lebih banyak dibanding yang saya
bayangkan selama ini,” ujarnya.
Wahyu juga menambahkan alasan
pertandingan ini dilaksanakan adalah untuk membiasakan disciple berolahraga
pagi dan membiasakan tidak tidur di pagi hari.'
“Selain silaturahmi, pertandingan sepak bola ini juga agar
membiasakan disciple berolahraga pagi, karena selama ini setiap pagi kan sibuk
kuliah dan kerja,” pungkasnya.

