Language Adventure Day Resmi Dibuka

Monash Media
0

Monash-media, Semarang – Disciples Monash Institute ramaikan pembukaan Language Adventure Day (LAD) yang diadakan oleh Kementerian Bahasa Kabinet Militan. Acara ini menghadirkan pemantik bahasa asing Suudut Tasdiq asal Jepara, Sabtu (11/1).
LAD ini bertema “Dominating The World with Language”.  Pembukaan LAD ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Suudut  Tasdiq yang diadakan di Aula Utama Monash Institute.  
Menurut Wakil Menteri Bahasa I, tujuan diadakan kegiatan ini yaitu untuk mengasah kemampuan berbahasa disciples. Selain itu, ia juga berharap agar disciples mencintai bahasa.
“Semoga  melalui kegiatan ini, disciples semakin mencintai bahasa, baik Bahasa Inggris maupun Bahasa Arab,” harap Naila Aulia.
Menurut Suud, bahasa itu basic, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Dr. Mohammad Nasih, M.Si, pengasuh rumah perkaderan Monash Institute.Suud juga menjelaskan kalau bahasa itu pembiasaan.
“Bahasa itu basic untuk memahami keilmuan-keilmuan yang lain. Ketika kita ingin memahami literatur berbahasa Inggris, ya kita harus mengerti bahasa tersebut,” tuturnya.
Selain itu, Suudut Tasdiq menjelaskan bahwa hidup berkomunitas itu kesempatan. Kesempatan untuk saling memanfaatkan. Teman itu fasilitas, ia bisa diajak bersinergi untuk mengoreksi bahasa.
“Janganlah kalian takut ditertawakan ketika berbicara menggunkan bahasa asing.  Jangan sampai kalian menyesal di kemdian hari nanti. Jika kita tidak ingin dibohongi suatu kaum, maka kita pahami bahasa kaum tersebut,” pungkas Presiden Pertama Monash Instite yang pernah mengenyam pendidikan S2 di China. (Red.ANAF)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default