SEMARANG- Kementerian
Ekonomi Kreatif dan Keuangan
akan mengadakan program
pengolahan limbah dan sampah menjadi barang yang dapat dimanfaatkan dan
memiliki nilai estetika.
Menteri Ekonomi Kreatif dan Keuangan Afifah ‘Ainun Ni’mah mengatakan bahwa kegiatan
ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengurangi limbah dan sampah yang ada
di sekitar lingkungan Monash Institute sekaligus
sebagai ajang untuk menggali potensi kreatif dari masing-masing disciples.
“Agenda ini diwajibkan bagi
seluruh disciples Monash Institute dari angkatan 2016-2019,” tutur Afif ketika
sedang survei limbah di tempat pembungan akhir dekat asrama.
Kegiatan
ini merupakan salah satu aplikasi kreatifitas yang
diunggulkan, sesuai dengan nama kementerian tersebut. Presiden Ma’bad mencantumkan kata kreatif di
kementerian ekonomi dan keuangan adalah sebagai salah satu bentuk
kampanye bahwa kemandirian ekonomi juga bermula dari melihat sesuatu secara
kreatif.
“Abana pun sering mengajarkan
kita untuk mengolah sampah menjadi barang berguna, sehingga tidak lagi
mencemari lingkungan dan mengganggu pemandangan,” ungkap Afif
Program Kemenekra ini
telah matang dibicarakan di internal pemerintahan dan akan mulai dijalankan mulai Kamis (07/5) esok hari.
“untuk
pelaksanaan agenda perdana ini, kami akan membagi beberapa kelompok dari empat
angkatan tersebut dan mulai mengeksekusi limbah dan sampah besok pagi. Karya-karya
disciples nantinya kan dimanfaatkan untuk
mendukung kenyamanan belajar dan penunjang kegiatan di Monash
Institute,” pungkas Afif.

