SEMARANG- Kementerian Pendidikan menggelar sayembara
untuk mencari temuan atas penelitian yang dilakukan terhadap ayat-ayat al-Qur’an
dengan hadiah mencapai setengah juta.
Menteri Pendidikan Alwi Husein Al Habib mengatakan, sayembara yang bertema `Identifikasi al-Qur’an untuk kemajuan ilmu pengetahuan` tersebut boleh diikuti oleh seluruh masyarakat Monash Institute dari angkatan 2015 sampai angkatan 2019.
"Kita adakan sayembara untuk menemukan pengetahuan baru yang belum ditemukan sebelumnya," kata Alwi di Kantor Kementerian Pendidikan, Semarang, Selasa (05/5/2020).
Alwi menyebutkan, Disciples akan mendapat hadiah Rp. 500.000 untuk satu temuan. Dana hadiah tersebut berasar dari donatur perjuangan Monash Institute dan beberapa pengusaha di Monash Institute.
"Sudah ada beberapa donatur yang menghubungi kami dan mensupport kegiatan ini. Mereka siap menanggung segala biaya yang dikeluarkan demi ilmu pengetahuan" ujar Alwi.
Alwi mengungkapkan, selain mencari temuan baru, tujuan diadakan sayembara tersebut adalah untuk mengasah kemampuan Disciples dalam memahami teks al-Qur’an dan meningkatkan semangat Disciples dalam belajar dan meneliti serta menelaah al-Qur’an.
"Dilakukan sayembara ini karna kami yakin bahwa di
Monash Institute, akan muncul penemu-penemu muslim baru," tutur Alwi.
Untuk ketentuan sayembara, temuan Disciples mesti ditulis
dalam bentuk artikel dan dipresentasikan di depan Abah saat kajian berlangsung.
“pengujinya langsung Abah. Jika lulus uji nanti akan kami
beri hadiah,” pungkas Alwi.

