Semarang- Launching buku bertajuk fiksi romance dilakukan di pandemi belum berakhir, membuat panitia mewajibkan seluruh hadirin menaati protokol kesehatan. Karya fiksi yang ditulis pemilik nama pena Aina Fahma berjudul "Rangkaian Kata dalam Bentang Jarak" itu dilaunching pada Jum'at (14/08) bertempat di Monash Institute Library, Kota Semarang. Sebagian besar tulisan yang ada di dalam buku terebut adalah tulisannya yang sudah dimuat di Baladena.ID.
Aina Fahma, penulis buku Rangkaian Kata
dalam Bentang Jarak menuturkan bahwa menulis paling mudah ialah
menulis pengalaman pribadi ataupun peristiwa yang pernah dialami sendiri.
"Menulis itu menjadi mudah,
asal ada tekad dan juga ide yang jelas. Setiap hal yang kita alami bisa jadi
tulisan, asalkan kita mau merenungkannya lebih jauh kemudian dituangkan melalui
tulisan. Apalagi menulis fiksi, beragam rasa yang hadir bisa membuahkan tulisan
yang mungkin bisa membuat orang lain merasakan apa yang kita rasakan,"
kata Aina.
Aina mengungkapkan, buku ini ditulis
ketika ia mulai merasakan adanya jarak yang terbentang dengan sesuatu yang
dekat dengannya.
"Menuangkan segala rasa ketika
jarak membuat kita tak bisa bertindak, hanya kata yang bisa tertuang dan dengan
itu aku sedikit merasa lega, " tutur gadis asal kota pesisir Rembang itu.
Menurut Aina, buku ini merupakan
karya yang cukup membanggakan dan alhamdulillah mendapat apresiasi dari
berbagai pihak. Ketika ditanya orang ia sangat PD dengan karyanya, ketika ada
kesalahan atau mungkin hal lain tetap percaya diri karena ia masih mahasiswa
semester empat.
Tidak tanggung-tanggung, pengasuh
rumah perkaderan Monash Institute juga turut memberikan apresiasi kepada
diciple angkatan 2018 ketika memotong tumpeng dan memberikan sambutan di acara
launching tersebut.
"Memberikan selamat kepada
Ainun karena curhatannya menjadi sebuah buku yang menarik dibaca oleh para
pecinta," ucap Dr. Nasih.
Selain itu, Nasih juga mengungkapkan
bahwa pecinta sejati harus bisa menulis, jika tidak maka patut dicurigai
cintanya tidak serius dan sekedar main-main saja.
Sementara itu, Co. Founder
Baladena.ID sekaligus pemberi kata pengantar buku RKDBJ Mokhamad Abdul Aziz,
turut menambahkan bahwa jarak yang mengahalang harus dimanfaatkan untuk
merangkai kata.
"Sesuai dari judul buku ini,
jarak yang menyesakkan dada akan terasa lega dan lapang, kala berhasil
dituangkan dalam tulisan yang panjang. Ini berlaku juga ketika kamu jatuh cinta
atau patah hati. Tidak percaya, coba sendiri saja ya," pungkasnya.

