Monash-Media, Semarang- (18/08) Kementrian Bahasa Monash Institute mengadalan Language Advanture Day (LAD) selama tiga hari berturut-turut yakni, dari tanggal 16-18 Agustus 2018. Tibalah saat pengumuman pemenang dari seluruh perlombaan yang diselenggarakan. Malam itu menjadi malam yang menggembirakan bagi disciples angkatan 2018 (Figter). Pasalnya, angkatan mereka terpilih menjadi juara umum LAD.
Predikat tersebut dapat
diraih karena mereka telah mememangkan berbagai macam perlombaan. Di anataranya,
juara 1 smart competition (Alwi,
Indah, Ikhsan), juara 1 story telling (Lainy),
juara 2 lomba debat Bahasa inggris (Zella, Labib, Ikhsan), dan juara 2 lomba MC
(Ma’bad, Indah).
“Kami mempersiapkan semuanya
setelah Kementrian mengumumkan perlombaan apa saja yang akan diadakan. Setelah pengumuman,
kami langsung membagi siapa saja yang akan menjadi delegasi untuk masing-masing
perlombaan. Intinya, kami memperkuat kekompakan. Setiap ada yang akan maju,
kami selalu menjadi supporter untuk memberikan dukungan. Semua kebutuhan yang
diperlukan kami siapkan bersama-sama. Semuanya saling berbagi pengalaman saat
mengikuti LAD periode lalu. Dan hasilnya sesuai yang kami harapkan,” ucap Ma’bad,
ketua angkatan 2018.
Meskipun banyak personil yang
belum bisa hadir, mereka tidak mengalami kesulitan karena saling membantu satu
sama lain. Bahkan bisa dikatakan angkatan 2018 paling heboh saat ada delegasi
dari angkatannya yang sedang lomba.
“Meskipun hanya tersisa 9
dari 18 orang yang seharusnya ikut memeriahkan anggenda ini, kami tetap
berusaha memberikan yang terbaik. Kami berusaha menunjukkan bahwa, meskipun
jumlah dari angkatan kami berkurang karena beberapa orang sedang pulang, kami
tetap melakukan yang terbaik. Karena pada intinya, semua kami lakukan atas
dasar kecintaan pada angkatan 2018,” pungkas Ikhsan, salah satu disciple
angkatan 2018

