Qodrat

Monash Media
1
Panggil ia Qodrat. Lengkapnya Muhammad Qodrat. Entah sekarang dimana ia. Dulu, saya pernah sekamar di pesantren itu.
Tiga tahun bersama, saya tak pernah berjabat tangan. Ya, karena sejak lahir Tuhan lupa memberinya tangan. Barangkali. Menurutnya, ia masih beruntung, karena masih dibekali mulut. Kedua bibir serta gigi-gigi kuatnya mampu ia gunakan untuk beraktivitas, meski orang lain menyebutnya tak normal.
Harus sabar menemani Qodrat jalan-jalan. Saya harus bersedia menjadi tangan kanan sekaligus berperan laiknya tangan. Bagi saya, dia cerdas menggunakan anggota tubuh. Dia suka makan di warung. Tapi harus ada sendok. Jari-jari di kaki digunakan untuk memasukkan makanan itu. Jenius ia. Saya mencoba meniru, hingga sekarang tak mampu. Dia juga menggunakan jari kaki untuk menyulut rokok. Dia memang perokok. Tapi Anda tak akan melihatnya menyulut rokok sambil jalan. Seperti bersemedi, ketika menyulut korek api dan merokok, Qodrat selalu melakoninya dengan duduk, tenang.
Tak pernah ada perintah tolong kepada saya untuk menyucikan pakaian. Di pesantren itu, kaki Qodat terlihat kuat ketika menimba se-ember air jernih, penuh. Cuciannya juga bersih. Qodrat punya sikat pembersih baju sendiri. Selalu dengan kaki ia malakoni. Tapi kali ini sambil berdiri. Tak pernah saya melihat ia mencuci dalam posisi jongkok. Yang tak pernah dia lakukan sendirian adalah mengenakan pakaian dan sarung. Habis mandi, selalu ada salah satu kawan yang menawarkan bantuan.
Tak ada banyak orang yang tahu bagaimana cara Qodrat buang hajat. Logika umum, tidak mungkin membersihkan kotoran tanpa tangan. Yang pasti, tak pernah tercium bau tak sedap dari arah belakangnya. Dia bisa bersuci. Qodrat sering jama’ah shalat di Masjid Menara Kudus, karena di sana, dia bebas membasah dan membasuh kaki, bersuci, dengan menceburkan ke kolam air wudlu.
Qodrat terobsesi menjadi penghafal al-Qur’an. Hari-harinya habis untuk membaca kitab suci. Itu yang membuat dia hidup di pesantren. Al-Qur’an bagi dia, meski suci, tapi bukan sakral. Yang belum tahu akan menilai dia menghina agama ketika melihat cara ia membuka al-Qur’an dengan kaki. Komat-kamit mulutnya menghafal ayat demi ayat, tapi kitab berbahasa Arab itu ada di kaki. Dia hanya bisa memutar halaman dengan kaki, sesekali dengan mulut. Tangannya adalah kaki, mulut, dan kawan-kawan pesantren.
Qodrat adalah Kodrat Tuhan. Tapi kehendak (iradah)nya adalah adalah kehendak Qodrat sendiri. Ingin pulang ke kampung halaman sebagai hafidz al-Qur’an. Qodrat harus menjalani hidup dengan kodrat tanpa tangan. Tapi tak mau menyerah, karena dia punya iradah, kehendak. Pesantren itu ternyata bukan yang pertama disambangi Qodrat. Ia berkelana ke beberapa tempat semedi ilmu untuk mencapai impian, sesuai kehendak dan motifnya. Qodrat serakah dalam upaya mencapai terang masa depan.
Pandangan berbalik, banyak orang sempurna anggota tubuhnya, namun tak banyak tahu bagaimana cara mencapai kehendak dengan benar. Meski dunia dirubah dengan goresan tangan, namun karena tangan pula, banyak muncul kekisruhan: perkelahian, pencurian, perampokan dan penggarongan uang rakyat. Tanpa tangan, tak mungkin para pejabat membubuhkan tanda tangan, untuk menumpuk kekayaan. Tangan menjadi penanda kekuatan mencapai gengsi sosial. Tanda, tangan.
Kekuasaan adalah tanda kekuatan sosial. Banyak yang kemudian serakah memiliki tangan-tangan kuasa. Tak ada penguasa yang mau kehilangan tangan kuasanya. Sekuat apapun, tangan bilogisnya akan digunakan untuk mempertahankan tangan kuasanya. Meski dengan melukai atau korupsi. Tangan menjadi simbol kepemilikan dan gengsi. Kodrat kepemilikan tangan tak berbanding lurus dengan kehendak kemanusiaan. Justru dari tangan, reduksi nilai-nilai kemanusiaan terjadi. Tak apa kehilangan martabat dan kemuliaan, asal kuasa masih ada di genggaman tangan. Begitu persepsi kuasa yang berlaku.
Tangan menjadi sarana memenuhi keserakahan. Apa yang ada di luar kepemilikan kodrat tubuh, dicarikan pembenaran kepemilikan dengan tangan sebagai komandan aksi. Hati mungkin berkata tidak, tapi di saat terdesak, tangan akan bertindak, mengabil yang bukan milik, memukul obyek bukan hak atau memenuhi ruang lain tak semestinya. Gerak tangan menjadi hidup di saat suara nurani mulai redup.
Sirnanya kepemilikan eksternal, begitu berat diratapi. Tapi tidak dalam kasus lenyapnya kepemilikan kejujuran dan amanat. Qodrat yang terkodrat tanpa tangan, menciptakan tangan-tangan lain untuk memenuhi keserakahan terang masa depan menjadi penghapal kitab suci. Di lain dunia, ada yang berkodrat punya tangan, namun justru untuk menghilangkan tangan-tangan lain, orang lain, bahkan tangan kuasa Tuhan; nyawa, harta, keturunan, kehormatan, agama dan lingkungan.

Gus Nadlir, Direktur Monash Institute.

Tags

Posting Komentar

1 Komentar

  1. assalamualaikum wr, wb, saya IBU PUSPITA WATI saya Mengucapkan banyak2
    Terima kasih kepada: AKI SOLEH
    atas nomor togelnya yang kemarin AKI berikan "4D"
    alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI
    dan berkat bantuan AKI SOLEH saya bisa melunasi semua hutan2 saya yang ada di BANK BRI dan bukan hanya itu AKI alhamdulillah,
    sekarang saya sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari2
    Itu semua berkat bantuan AKI SOLEH sekali lagi makasih banyak ya, AKI
    yang ingin merubah nasib
    seperti saya ! ! !

    SILAHKAN CHAT/TLPN DI WHATSAPP AKI: 082~313~336~747

    Sebelum Gabung Sama AKI Baca Duluh Kata2 Yang Dibawah Ini
    Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini.!!
    1: Di kejar2 tagihan hutang
    2: Selaluh kalah dalam bermain togel
    3: Barang berharga sudah
    terjual buat judi togel
    4: Sudah kemana2 tapi tidak
    menghasilkan, solusi yang tepat.!!
    5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritual belum dapat juga,
    satu jalan menyelesaikan masalah anda.!!
    Dijamin anda akan berhasil
    silahkan buktikan sendiri

    Angka:Ritual Togel: Singapura

    Angka:Ritual Togel: Hongkong

    Angka:Ritual Togel: Toto Malaysia

    Angka:Ritual Togel: Laos

    Angka:Ritual Togel: Macau

    Angka:Ritual Togel: Sidney

    Angka:Ritual Togel: Brunei

    Angka:Ritual Togel: Thailand

    " ((((((((((( KLIK DISINI ))))))))))) "

    BalasHapus
Posting Komentar
5/related/default