Pemerintah Kabinet Militan Resmi Dilantik

Monash Media
0

Atikah Nur Azzah Fauziyyah dan Endah Fitrianingsih, resmi menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden Monash Institute Kabinet Militan periode Desember 2019 sampai April 2020, setelah dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (26/12). Pelantikan ini dilaksanakan di Aula 1 gedung Daar al-Qalam, Monash Institute.

"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Monash Institute dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang beserta peraturannya dengan selurus-lurusnya, lalu berbakti kepada al-Qur'an dan Hadist," ujarnya.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Direktur Monash Institute, M. Abu Nadlir dan Direktur Eksekutif  Monash Institute, Mokhamad Abdul Aziz serta seluruh diciples angkatan 2017-2019 beserta tamu undangan.

Dalam pidato pertamanya, sebagai Presiden Monash Institute periode Desember-April, Atikah menjelaskan harapannya ketika memilih nama kabinet dengan nama kabinet militan. 

“Kabinet ini dinamakan Kabinet Militan supaya menjadi doa. Karena nama adalah doa. Yakni harapan semoga kabinet ini menjadi kabinet yag gercep atau gerak cepat.” Ujarnya.

Usai acara pelantikan, Nadzir memberikan sambutan dihadapan seluruh diciples Monash Institite. Ia menjelaskan bahwa perempuanpun bisa mengambil peran menjadi pemimpin. 

“Banyak yang bilang kalau perempuan itu tidak bisa menjadi pemimpin karena mereka mengedepankan perasaan daripada logika. Sebenarnya tidak ada salahnya. Sebab dulu Jacques Rousseau adalah orang yang mengedepankan perasaan sehingga dapat mengagas filsafat pendidikan dan revolusi Prancis pada saat itu” jelasnya.

Ia juga menjelaskan kata militan dalam perspektif  bahasa arab artinya adalah tali yang sangat kuat.
“Militan itu artinya tali yang merekat sangat kuat. Begitulah harusnya kabinet militan. Yakni memiliki komitmen. Jangan pedulikan apa kata orang lain.” pungkasnya.

(Red/ Sihab)
Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
5/related/default